Pengaruh Pemberian Minuman Kunyit Asam dan Akupresur Titik Sanyinjiao (SP6) terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Primer pada Remaja Putri
Keywords:
dismenore primer, kunyit asam, akupresur, Sanyinjiao, SP6, remaja putri.Abstract
Latar BelakangDismenore primer merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami remaja putri dan ditandai dengan nyeri pada abdomen bagian bawah selama menstruasi tanpa adanya kelainan patologis pada organ reproduksi. Nyeri dismenore terutama berkaitan dengan peningkatan produksi prostaglandin yang menyebabkan kontraksi uterus. Terapi nonfarmakologis seperti minuman kunyit asam dan akupresur dapat menjadi alternatif dalam membantu mengurangi nyeri menstruasi.
TujuanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian minuman kunyit asam dan akupresur titik Sanyinjiao (SP6) terhadap penurunan intensitas nyeri dismenore primer pada remaja putri.
MetodePenelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pretest-posttest control group design. Sampel terdiri dari 120 remaja putri yang mengalami dismenore primer dan dibagi menjadi empat kelompok, yaitu kelompok kombinasi minuman kunyit asam dan akupresur SP6, kelompok minuman kunyit asam, kelompok akupresur SP6, dan kelompok kontrol, masing-masing 30 responden. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) 0–10. Minuman kunyit asam diberikan sebanyak 250 ml dua kali sehari selama tiga hari pertama menstruasi. Akupresur SP6 dilakukan selama 10 menit pada masing-masing kaki, dua kali sehari selama tiga hari. Analisis menggunakan paired t-test dan one-way ANOVA.
HasilHasil simulasi menunjukkan bahwa rata-rata intensitas nyeri pada kelompok kombinasi menurun dari 6,37 ± 0,81 menjadi 2,67 ± 0,88, kelompok kunyit asam dari 6,30 ± 0,84 menjadi 3,63 ± 0,93, kelompok akupresur SP6 dari 6,27 ± 0,85 menjadi 3,73 ± 0,94, sedangkan kelompok kontrol dari 6,30 ± 0,84 menjadi 5,13 ± 0,90. Uji paired t-test menunjukkan terdapat penurunan bermakna pada ketiga kelompok intervensi (p<0,001), sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan bermakna (p=0,071). Perbandingan perubahan skor antar kelompok menunjukkan perbedaan yang bermakna (p<0,001).
KesimpulanPemberian minuman kunyit asam dan akupresur titik SP6, baik secara tunggal maupun kombinasi, berhubungan dengan penurunan intensitas nyeri dismenore primer. Dalam data simulasi ini, penurunan terbesar terdapat pada kelompok kombinasi.
Kata kunci: dismenore primer, kunyit asam, akupresur, Sanyinjiao, SP6, remaja putri.








